Laman

Tampilkan postingan dengan label Tanaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Desember 2013

Cara Mudah Menanam Ganja Untuk Pemula

Ganja Man
Cara Mudah Menanam Ganja Untuk Pemula
  1. pilihan media tanam : Tanah, Hidrophonic, Aerophonic dan Bublephonic 
  2. tempat : Dalam Ruangan, Luar Ruangan (Alam)
Mulai dari memilih biji yang hidup dan yang mati

Caranya gampang......klo ada banyak biji rendam dalam air selama 1 jam so yang tenggelam yang berpotensi buat tumbuh

Tutorial ini untuk penanaman didalam ruangan menggunakan lampu sebagai media penerangan pengganti matahari
Yang mesti disiepin diantaranya :
  • biji
  • tanah
  • pupuk
  • aktif karbon (bisa di beli di petshop)
  • water spray
  • pot
  • lemari kecil
  • aluminium foil
  • exousfan kecil
  • lampu max 1000 watt => diatasnya mesti punya pengukur keseimbangan ph air
  • thermometer


Tahap awal


make teh growing box


Lapis semua isi lemari dengan dengan foil
pasang lampu didalemnya pilih watt sesuka anda minimal 100 watt
pasang exousfan


Nah sekarang kamu uda punya growingbox sendiri....he..
Taroh dikamar...eeit... pastiin cuma kamu yang tau tentang ini....he..


biji-biji yang uda direndam kamu bungkus dengan kain basah, ga basah-basah banget c...cukup basah aja. Kamu masukin ke dalam toples kedap udara.


3 hari kemudian kamu bisa liat toge (bukan toket gede maksudnya haha)


Masukan toge ke pot tanah...Siraaaam...


Masukin ke growbox yang kamu uda buat tadi


Suhu didalemnya ga boleh lebih dari 30 derajat celcius
klo diatas itu bakalan kebakar dah


Usahain untuk dapetin cahaya sedekatnya dengan suhu serendahnya....


Kamu bisa tambahin kipas angin buat ngedinginin lampunya...


Dalam waktu 5 hari kamu uda liat bayi-bayi itu...


Sementara tumbuh kamu pastiin lampnya nyala 18/6 dengan kata lain 18 jam lampu nyala dan 6 jam lampu mati, ini tahap awal pertumbuhan.....
Setelah proses pembungaan, jadiin 12/12 untuk hasil maksimal
Cari pupuk yang sesuai dengan keinginan kamu, mau buat daunnya seger, akarnya banyak dan bunganya gede...ada ditangan kamu..
Waktu lampu nyala...kamu masukin aktif karbon yang uda dibungkus kaos kaki, untuk ngasi makan karbondioksida ke tanaman kamu sebagai bahan bakar photosintesis


Menentukan Jantan dan Betina


Jantan mempunyai kandungan THC lebih sedikit ketimbang betina...
jantan rasanya ga enak, pait, pedes dan bikin pusing...
kalo betina punya pabrik THC di bunganya...


Kalo ada jantan diantara betina adalah mimpi buruk
serbuk sarinya bisa membunuh pembungaan betina sampai jarak 8km


Bunuh kalo ada si jantan, karena bunga akan menjadi biji dan produksi THC akan menjadi turun drastis


Pengerigan, gantung kebawah ampe krispi...angkat...isep...


Itu ganja terenak yang pernah kamu isep...


Jangan isep daunnya...tapi isep bunganya...


Siram 3x sehari
Dan berhenti 2minggu sebelum pemanenan...


wokeh selamat mencoba....inget jangan ampe ketauan fuck (polisi) hehe...



system hydrophonic


generalhydroponics

Share:

Panduan Perkecambahan Ganja I

Metode Perkecambahan untuk ganja
Metode perendaman perkecambahan ganjaBenih ganja dapat berkecambah dengan berbagai cara yang berbeda-beda,bisa tergantung menurut media yang akan digunakan untuk menanam, apabila anda berkeinginan untuk menggunakan media hidroponik,bublephonik,atau media lain,bisa menggunakan metode tissue basah dan juga rockwool,akan tetapi jika akan menggunakan media tanah maka anda bisa juga langsung menempatkannya di tempat dimana ia akan tumbuh.


Metode Perendaman
metode ini adalah metode yang banyak sekali di gunakan dan juga beberapa improvisasi dapat dilakukan dengan metode ini.
Dengan metode ini yang kita perlukan adalah:
  • biji ganja
  • air
  • gelas
  • tissue / media tanam
metode ini secara singkat adalah dengan cara merendam biji ganja kedalam air, dengan cara memasukkan air ke dalam gelas kemudian biji ganja dimasukkan ke dalam gelas
Sumber Gambar : cannaversity.com

proses perendaman biji ganja
kemudian setelah itu taruhlah gelas dalam ruangan yang gelap dengan suhu udara 21-32* C,suhu terbaik agar biji ganja dpat tumbuh adalah 25* C, dengan metode ini air akan masuk kedalam biji ganja dan memicu hormon yang ada di dalam biji ganja untuk mengirimkan sinyal untuk menumbuhkan Radikula.dalam proses ini biji ganja akan tumbuh dalam waktu 24jam – 8 hari, ada beberapa metode setelah perendaman
- dalam waktu 24 jam, setelah biji ditaruh di tempat gelap selama 24 jam maka akan terlihat biji yang tenggelam kebawah, kemudian biji dipindahkan kedalam media tanah atau rockwool kemudian diberikan cahaya agar tumbuh, metode ini dapat di terapkan untuk biji dengan kualitas bagus.
- setelah biji direndam selama 24 jam kemudian pindahkan biji pada tissue yang dibasahkan, kemudian proses dilanjutkan dengan menaruh tissue ke dalam ruangan gelap dan lembab sampai biji ganja berkecambah.
- setelah biji direndam dalam waktu 24 jam maka tunggu sampai kondisi biji tersebut berkecambah di dalam air, proses biasanya akan terjadi dalam waktu 3-5 hari dengan biji kualitas bagus.
Perkecambahan Biji Ganja
Sumber Gambar : cannaversity
setelah biji berkecambah maka anda bisa memindahkannya ke media tanam yang ingin anda gunakan.
Metode Tissue Basah
Metode ini sangatlah sederhana bahan-bahan yang diperlukan ialah :
  • Air
  • Wadah misal : piring  / kotak makanan
  • tissue
Langkah langkah yang harus dilakukan ialah:
- letakkan satu lembar tissue pada wadah ataupun piring kemudian basahi dengan air biasa atau air mineral.
- susun rapi biji ganja seperti terlihat pada gambar berikut.
Perkecambahan Ganja Media tissue
Perkecambahan Ganja Media tissue // Sumber gambar : marijuanagrowguide.net
Proses Perkecambahan biji ganja
Sumber gambar : Marijuana Horticulture The IndoorOutdoor Medical Growers Bible
- kemudian tutup kembali menggunakan tissue, dan basahi menggunakan air.
- simpan wadah tadi pada ruangan dengan suhu udara 21-32* C
-periksa biji ganja setiap 2 hari sekali. jika ada yang tumbuh segera pindahkan kedalam media tanam yang anda inginkan
Kecambah Ganja
Kecambah Ganja
Setelah biji ganja tersebut tumbuh maka pindahkan kedalam media tanam diagram proses pemindahan kecambah yang seperti gambar berikut.
Pindah benih ganja
Share:

Pertumbuhan Fase Bibit Tanaman Ganja

pertumbuhan ganja pada masa pembibitanPertumbuhan fase pembibitan tanaman ganja
Pada fase pertumbuhan ini tanaman ganja memiliki satu batang yang tumbuh keatas dan masih memiliki  cotyledon sebagai cadangan makanannya,karena akar yang dimiliki oleh tanaman ganja pada fase ini belum dapat memenuhi jumlah pasokan bahan makanan yang digunakan untuk proses tumbuh,dikarenakan kondisi akar yang masih belum dapat mengumpulkan sari-sari makanan secara optimal dan masih dalam kondisi rapuh.
pertumbuhan ganja pada masa pembibitan
Pada fase ini tanaman ganja sangat sensitif dan sangat perlu perawatan yang intensif karena pada fase ini tanaman lebih rentan mati.
pada fase ini pembudidaya harus memiliki banyak kesabaran, karena setidaknya harus menjaga dan menunggu sampai tanaman ganja dapat di pindahkan ke media tanam yang memiliki volume lebih besar.

pembibitan
Masa pembibitan tanaman ganja
Pada umumnya tanaman ganja memiliki fase seedling yang berbeda-beda berdasarkan jenis serta kondisi tempat pertumbuhan tanaman ini. usia untuk fase pembibitan ini adalah antara 1-4minggu. Beberapa pembudidaya menandai bahwa masa fase pembibitan ini berahir adalah dengan daun cotyledon telah layu serta daun pertama yang tumbuh akan terlihat menguning.
ahir masa pembibitan
ahir masa pembibitan
untuk pertumbuhan optimal perlu diperhatikan untuk masa pembibitan ini ialah:
bibit setidaknya memerlukan setidaknya 16 jam masa cahaya dan 8 jam kondisi gelap,banyak dari berbagai pengalaman pembudidaya seringkali memberikan 18-24 jam masa cahaya dengan harapan tanaman tumbuh lebih cepat, akan tetapi masih banyak perdebatan tentang pemberian 24 jam cahaya, karena masih ada yang beranggapan bahwa tanaman ganja juga memerlukan siklus malam guna pertumbuhan akar.sebagian keterangan pembudidaya jika masa bibit ini diberikan 16 jam kondisi pencahayaan dan 8 jam kondisi gelap, maka bibit yang akan tumbuh cenderung menjadi tanaman dengan jenis kelamin betina.
bagian pencahayaan sangat penting, untuk biaya yang terjangkau dan hasil yang optimal, lebih disarankan menggunakan lampu dengan jenis T5 fluorescent 5600K untuk ukuran wattnya disesuaikan dengan jumlah bibit yang ada
Lampu T5 fase pembibitan tanaman ganja
Lampu T5 fase pembibitan tanaman ganja
jarak antara tanaman dengan lampu adalah 2 sampai 6 inci atau 5-15cm dari tanaman.

kondisi akar yang rapuh mengakibatkan tanaman ganja membutuhkan suhu yang hangat dan konstan 25° – 27°C.
jangan terlalu banyak memberikan air pada fase ini,karena akar sangat rentan busuk jika dalam kondisi terlalu banyak air.
pada fase pertumbuhan tanaman ganja dalam waktu 10-14 hari harus memiliki daun sejati yang berukuran lebih besar dari cotyledon.pada masa ini kelembaban adalah yang paling perlu dijaga.
yang paling perlu diperhatikan untuk menjaga kelembaban ialah. jangan kita gunakan tempat Pengatur kelembaban,karena pertumbuhan bibit dari biji berbeda dengan pertumbuhan bibit dari kloning [kloning akan dijelaskan lebih lanjut].
Jangan Memberikan Pemupukan yang berlebihan pada saat fase ini, bahkan pada fase ini termasuk juga pada tanaman cloning, tidak diperkenankan memberikan pupuk.jangan memberi pupuk bibit ganjaSerta tidak kalah penting yang perlu diperhatikan oleh pembudidaya adalah,merawat tanamannya dengan penuh kasih sayang.
Share:

Kloning pada tanaman Ganja

Membuat kloning pada tanaman ganja merupakan salah satu cara budidaya yang paling efisien, karena sangat menghemat waktu dan juga membuat hasil yang baik dari budidaya tanaman ganja. kloning dalam tanaman ganja berarti membudidayakan tanaman ganja dengan metode memperbanyak tanaman dengan cara memotong salah satu ranting paling ujung dari tanaman induk ganja.
Tanaman induk ganja adalah tanaman ganja yang kita budidayakan dan diseleksi menurut kualitas yang kita inginkan, pada umumnya adalah tanaman dengan jenis kelamin perempuan dengan kualitas terbaik. Tanaman induk ganja harus dijaga agar selalu pada fase vegatatif dengan cara memberikan siklus cahaya 18-24 jam masa cahaya.

metode kloning ini adalah dengan cara memotong ranting tanaman ganja dan memaksa tanaman ganja untuk bertahan hidup setelah di potong dari tanaman induknya,karena pada potongan ranting tersebut tidak memiliki akar, maka secara alami proses bertahan hidup tanaman ganja memerlukan rangsangan secara kimia agara akar ditumbuhkan dan tanaman ganja tetap hidup.
memulai kloning tanaman ganja
untuk memulai proses kloning kita perlu menyiapkan bahan dan peralatannya yaitu.
induk tanaman
jika jenis induk tanaman ganja yang akan kita kloning termasuk tanaman yang sulit untuk di budidaya dengan cara kloning maka ada pembudidaya perlu untuk menyiapkan induk tanaman sebelum proses kloning yaitu.
  • siram tanaman ganja dengan air yang sedikit melimpah selama satu minggu sebelum proses kloning, ini berfungsi untuk mencuci kandungan nitrogen dalam tanama.dan proses drainase harus dalam kondisi bagus.
  • pilih cabang yang digunakan untuk proses kloning dari bagian bawah tanaman.
  • jangan memberikan pupuk terlebih dahulu pada tanaman induk.

peralatan kloning

yang perlu dipersiapkan yaitu.
gunting
gunakan gunting yang steril dan bersih pada proses kloning
pisau silet
pisau silet yang steril yang akan kita gunakan, agar mencegah bakteri yang dapat mngakibatkan tanaman ganja menjadi membusuk.
tempat kloning dan media
tempat kloning adalah temat dimana tanaman yang sudah dipoting ditempatkan dan dibiarkan tumbuh, media tanam dapat menggunakan tanah organik, rockwool,maupun Floral Foam.
gelas kecil
persiapkan dua buah gelas kecil yang nantinya digunakan untuk air dan menaruh hormon penumbuh akar.
hormon penumbuh akar
hormon penumbuh akar digunakan sebagai perangsang tumbuhnya akar secara kimiawi, hormon akar ini banyak sekali jenisnya yang beredar di pasaran, pembudidaya dapat menyesuaikan kebutuhan hormon akar ini berdasarkan harga dan dan kualitas hormon penumbuh akar ini.
                            
hormon akar dapat di beli di toko tanaman hias terdekat.
dome / tempat untuk menjaga kelembaban.
berfungsi untuk menjaga kelembaban udara dari tanaman ganja yang sedang dalam proses kloning. kita dapat memanfaatkan berbagai benda bekas yang berada disekitar kita untuk tempat kloning ini.
kita dapat memanfaatkan botol plastik bekas untuk digunakan sebagai tempat menjaga kelembaban.
Langkah-langkah Kloning Tanaman Ganja
siapkan hormon akar kedalam gelas kecil, lalu siapkan gelas kecil satu lagi guna tempat potongan cabang dan diberikan air biasa.
potong bagian cabang dari induk tanaman yang ingin digunakan sebagai kloning dengan kemiringan 45 derajat menggunakan pisau silet yang sudah di sterilkan.

potong cabang daun bagian bawah  dan berikan sayatan kecil pada bagian pangkal potongan ranting.
lakukan hal diatas untuk pemotongan cbang berikutnya,dan sambil menunggu semua cabang selesai, letakan potongan cabang cloning pada gelas yang berisi air agar potongan cabang tetap dalam kondisi segar.

berikan sayatan kecil pada pangkal kloning guna pertumbuhan akar,
akar yang akan tumbuh dari pangkal kloning akan nampak seperti gambar dibawah ini.
kemudian celupkan pangkal kloning pada hormon akar yang telah kita siapkan.

setelah pangkal ranting kloning dicelupkan pada hormon akar, maka kloning siap diberikan ke media tanam  yang telah disediakan.

untuk ranting kloning yang memiliki daun banyak maka trim atau pemotongan pada daun yang lebar akan diperlukan, ini berfungsi untuk mengurangi penguapan yang terjadi pada daun tanaman ganja yang dikloning.
setelah semua tahap diatas, maka masukkan ganja ke dalam tempat kloning atau dome , dengan menyemprot tanaman ganja dengan air terlebih dahulu, yang bertujuan untuk menjaga kelembaban udara serta suhu ruangan tempat kloning.
semprot tanaman ganja kemudian bungkus dengan penutup agar kelembabanya terjaga.
tanaman ganja dalam proses kloning membutuhkan kelembaban yang sangat tinggi yaitu 95-100 persen kelembaban udara, ini dibutuhkan pada minggu pertama.
sedangkan suhu udara yang baik untuk pertumbuhan kloning berkisar pada 18°-24°C dan suhu pada media tempat akar akan tumbuh adalah 24°-27°C, suhu yang terlalu panas diatas 29°C akan menyebabkan kerusakan pada akar.
untuk cahaya berikan siklus 18-24jam masa pencahayaan pada kloning.untuk menghemat energi pada masa kloning ini dapat menggunakan lampu T5 fluorescent dengan jarak 0.5-1m diatas kloning.
kloning akan siap untuk dipindahkan ke media tanam yang diinginkan setelah akar tumbuh kuat, yaitu pada usia 10-21 hari, untuk pertumbuhan yang optimal dan sesuai yang kita inginkan pastikan akar harus dalam kondisi kuat sebelum dipindahkan ke media lain yang diinginkan.
Kondisi akar kloning tanaman ganja yang berusia seminggu
Kondisi akar kloning tanaman ganja yang berusia seminggu
setelah tanaman dipindahkan, kloning memasuki masa vegetatif dan siap untuk tumbuh, dan dalam beberapa bulan siap untuk memasuki masa berbunga.
perlu diperhatikan :
  • pastikan akar tanaman ganja dari hasil kloning dalam kondisi yang kuat saat di pindahkan ke media tanam yang diinginkan.
  • jangan gunakan pupuk apapun pada saat proses kloning
Botol bekas Sebagai Media Kloning Tanaman Ganja
Share:

Pertumbuhan Fase Vegetatif Tanaman Ganja


Fase Vegetatif Ganja Luar Ruangan
Fase Vegetatif Ganja Luar Ruangan

Tanaman ganja memasuki fase masa pertumbuhan vegetatif setelah empat sampai eman minggu,ahir pertumbuhan masa bibit.secara alami fase vegetatif ini adalah saat dimana tanaman ganja tumbuh dengan sangat cepat selama siklus hidupnya.
tanaman ganja akan menghasilkan banyak pertumbuhan daun baru dan memerlukan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan fotosintesisnya.
Tanaman Ganja akan mengalami fase vegetatif jika diberikan fase siklus cahaya selama 18-24jam masa cahaya,hal ini sering diadaptasi pada budidaya ganja dalam ruangan guna mengatur siklus cahaya selama fase pertumbuhan tanaman ganja yang digunakan sebagai induk tanaman serta memperbanyak jumlah hasil produksi tanaman ganja.

dengan pertumbuhan vegetatif yang berpengaruh pada tanaman ganja tersebut.
para pembudidaya dalam ruangan akan sangat mudah guna menentukan ataupun memaksa kapan waktu tanaman ganja tersebut memasuki masa produksi bunga atau masa pembungaan tetapi tetap mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk memulai siklus pembungaan ,para pembudidaya dalam ruangan hanya tinggal memberikan siklus 12/12 yaitu dengan proses masa 12 jam pencahayaan dan 12 jam masa gelap maka tanaman ganja akan terpicu untuk memasuki fase pembungaan.
Dalam budidaya luar ruangan tanaman ganja bergantung dengan musim,serta iklim tempat tanaman tersebut tumbuh,pertumbuhan ganja pada iklim tropis tentu saja akan berbeda pada iklim sub-tropis maupun iklim sedang serta iklim dingin.

Indonesia mengalami iklim tropis serta mengalami 2 musim,tanaman ganja yang tumbuh kebanyakan adalah berjenis sativa yang mempunyai jangka siklus hidup yang panjang jika dibandingkan dari jenis tanaman ganja yang lain,penggunaan pola tanam berbasis musim diadaptasi di indonesia sudah sangat lama sekali oleh pembudidaya di daerah aceh dan sumatra utara,yang memiliki iklim 2 musim serta vegetasi tanah yang sangat subur.Perhitungan pola tanam dan pertumbuhan vase vegetatif dan pembungaan ditentukan berdasarkan musim.
jenis sativa adalah tanaman yang dapat tumbuh dengan sangat tinggi, apalagi jika hidup pada lingkungan luar ruangan,sativa dapat tumbuh sangat tinggi dan dapat mencapai 2 meter lebih atau semaksimal mungkin.

berbeda sekali dengan jenis indica yang mengalami siklus hidup tanaman yang lebih pendek jika ditanam pada luar ruangan.
pada fase vegetatif ini banyak sekali faktor yang perlu diperhatikan oleh pembudidaya baik di dalam maupun di luar ruangan.
pencahayaan
untuk budidaya dalam ruangan diperlukas siklus pencahayaan antara 18-24jam masa terang dalam siklus 24 jam.pada pembudidayaan dalam ruangan menggunakan suplai cahaya lampu compact fluorescent [CFL] ,High pressure sodium [HPS] ataupun Metal Halide jumlah daya atau watt dari lampu ditentukan dengan kondisi ruangan dan jumlah tanaman.yang perlu diperhatikan ialah Suhu warna [http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu_warna] yang dipancarkan oleh lampu,Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K), pada masa vegetatif ini tanaman ganja diberikan suhu warna 5600k atau setara Daylight [Siang hari] dan diganti menggunakan 2700k Warm White [putih hangat] saat memasuki masa berbunga, serta dapat pula menggabungkan dua suhu warna dalam pertumbuhan fase vegetatif ini.
Grafik untuk Suhu Warna Tanaman ganja
Grafik untuk Suhu Warna Tanaman Ganja
untuk budidaya luar ruangan biasanya para pembudidaya menggunakan acuan musim sebagai siklus tanam dan pencahayaan, pembudidaya di luar negri menandainya dengan hari ganja sedunia pada bulan april atau tanggal 20 [4/20],sedangkan di indonesia yang mengalami dua musim, masa tanam budidaya luar ruangan yang disarankan adalah ketika awal musim penghujan antara bulan Oktober-November.

pemupukan
pemupukan faktor penting yang sangat perlu diperhatikan oleh pembudidaya.tanaman ganja memerlukan unsur utama dalam tumbuh yaitu NPK, dalam fase ini pemberian pupuk sangat memperngaruhi produksi tanaman,perbandingan dalam pemberian pupuk NPK  tersebut perlu diperhatikan, tanaman ganja dengan jenis sativa dan indica berbeda dalam pemberian pupuk pada fase ini, tanaman indica membutuhkan konsentrasi pupuk yang lebih banyak daripada tanaman sativa,kesalahan yang sering dilakukan dalam pemberian konsentrasi perbandingan pupuk inilah yang sering membuat tanaman ganja mengalami pemupukan berlebih/over atau mengalami kekurangan pupuk yang dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tanaman ganja.
sebagai sumber kebutuhan hidup tanaman ganja pada fase ini diperlukan perbandingan kandungan konsentrasi NPK dengan kadar N [Nitrogen] yang lebih besar, nitrogen sangat berguna sebagai pembuat sel hijau daun pada proses pertumbuhan. untuk jenis sativa yang ada di indonesia jika menggunakan media tanam tanah,pada fase vegetatif ini kita bisa memberikan perbandingan pupuk NPK dengan rasio 16-8-8 atau 20-10-10.
kadangkala beberapa pembudidaya menggunakan perbandingan 20-20-20 untuk pupuk NPK jika diberikan siklus cahaya 24jam masa terang namun itu tidak mutlak.
Pupuk NPK 16-8-8
Pupuk NPK 16-8-8
utuk budidaya luar ruangan kita dapat memanfaatkan pupuk kandang sebagai sarana pemupukan, pada masa ini kotoran sapi yang mengandung banyak unsur nitrogen sangat baik guna pertumbuhan tanaman ganja yang sehat dan kuat.
udara dan temperatur
pada fase vegetatif ini perlu juga diperhatikan untuk kondisi udara dan temperatur untuk budidaya dalam ruangan kondisi suhu yang baik adalah 24°C pada siklus cahaya , dan 22°C pada masa gelap, serta kelembaban 50% baik pada siklus terang maupun gelap.
sirkulasi udara juga perlu diperhatikan, pastikan udara dapat terus bersirkulasi jika menggunakan teknik budidaya dalam ruangan,baik siklus cahaya atau siklus gelap.
Fase Vegetatif Tanaman Ganja Dalam Ruangan
Share:

Sekilas Budidaya Ganja

Tanam ganja Luar RuanganBeberapa hal yang mempengaruhi budidaya ganja di Luar ruangan Antara Lain ialah, Faktor keamanan,suhu udara, titik pencahayan dari matahari, dan juga kandungan nutrisi dalam tanah, berbeda dengan menanam dalam ruangan yang membutuhkan berbagai macam peralatan dan biaya yang harus dikeluarkan agar ganja dapat tumbuh,  jika untuk bercocok tanam di luar ruangan kita mendapatkan sumber cahaya yang gratis dan udara yang tersedia terus menerus, maka persiapan yang harus dilakukan untuk melakukan penanaman ganja di luar ruangan adalah:


Ganja Dalam ruanganSedikit tentang pembahasan mengenai teknik yang umum dipakai dalam budidaya ganja di seluruh dunia termasuk Indonesia.secara umum budidaya tanaman ganja di bagi menjadi dua jenis yaitu budidaya dalam ruangan dan budidaya luar ruangan,keduanya di bagi menjadi beberapa teknik lagi yang nantinya akan di paparkan lebih detail pada posting-posting berikutnya.
Ganja Dalam ruangan

Budidaya Ganja Dalam Ruangan.
budidaya ganja dalam ruangan adalah menanam pohon ganja di dalam suatu ruangan yang di sesuaikan dengan kondisi dimana tanaman ganja dapat tumbuh.kebutuhan yang paling utama adalah cahaya,karena kondisi tempat adalah di dalam ruangan maka diperlukan cahaya agar tanaman ganja dapat hidup, cahaya alami yang biasanya dapat di peroleh dari sinar matahari jika di luar ruanga, akan dipenuhi oleh lampu sebagai media pencahayaan.
Lampu
lampu disini akan disesuaikan dengan kondisi ukuran ruangan dan juga jumlah tanaman serta masa pertumbuhan tanaman ganja tersebut, untuk ukuran ruangan yang cukup besar dengan penataan jumlah tanaman yang cukup banyak maka jenis lampu Metal Halide sangat baik digunakan untuk masa vegetatif dan masa berbunga.
Lampu Metal Halide
lampu Metal Halide tersedia dalam ukuran watt antara lain: 150,175,250,400,600,1000,1100.
Lampu Metal Halideselain itu untuk kebutuhan cahaya guna foto sintetis tanaman ganja bisa menggunakan lampu HPS (High Pressure Sodium), dan pilihan yang paling purah adalah dengan menggunakan lampu dengan jenis CFL(Compact Fluorescent Lamps) yang dapat di temukan di toko peralatan elektronik terdekat.utuk pencahayaan buata waktu pencahayaan dapat ditentukan dari usia dan masa pertumbuhan dari tanaman ganja sendiri.
Udara
tanaman ganja perlu karbondioksida sebagai bahan baku utuk melakukan fotosintetis,di alam bebas tanaman ganja memerlukan sirkulasi udara agar pertumbuhannya optimal, maka dalam penanaman ganja dalam ruangan diperlukan juga suhu atmosfer dan sirkulasi udara yang baik. secara sederhana kebutuhan udara dari ruangan dapat dipenuhi melalui kipas angin dan ventilasi udara.
Kipas Angin
Air
kebutuhan akan air bagi pertumbuhan ganja sangatlah penting, dalam penanaman ganja dalam ruangan,jika menggunakan media tanam berupa tanah maka intensitas penyiramannya di tentukan melalui berbagai faktor, antara lain ialah suhu udara, usia dan masa pertumbuhan tanaman, air juga diperlukan jika metode tanam yang digunakan adalah menggunakan teknik hidroponik.
Tanah dan Pupuk
Tanah yang digunakan Bagi tanaman Ganja kecuali menggunakan metode tanam hidroponik. tanah yang digunakan ialah tanah yang mempunyai cukup kandungan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh, Nutrisi pokok yang diperlukan oleh ganja ialah NPK – Nitrogen , Fosfor dan Kalium, pemberian nutrisi tambahan disesuaikan pada kondisi dan usia tanaman, hal ini akan di jelaskan pada posting sendiri.
Budidaya Ganja Di Luar Luangan.
mencari tempat yang tidak diketahui oleh orang lain (aman)
keamanan dalam bercocok tanam pohon ganja sangatlah perlu diperhatikan, resiko menanam ganja di luar ruangan lebih besar,maka faktor kerahasiaan sangatlah penting.
memperhatikan kondisi pergerakan matahari
kunci pokok pertumbuhan ganja adalah pada pencahayaannya, sehingga perlu diperhatikan siklus perputaran matahari yang menyinari tanaman ganja.
kondisi tanah
sebagai pemernuhan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman maka dibutuhkan banyak sekali nuterisi tanah, tanaman ganja merupakan tanaman yang rakus akan unsur hara dalam tanah,sehingga pemilihan atau penambahan nutrisi untuk penanaman diperlukan.
ketersediaan air
ketersediaan air yang mencukupi sangat diperlukan untuk tanaman ganja yang tumbuh di luar ruangan.
di indonesia sendiri beberapa petani menggunakan tehnik gerilya , yaitu penanaman ganja di luar ruangan yang dilakukan di hutan atau tempat tempat yang jarang di jamah serta jauh dari pemukiman, seperti halnya pada daerah sekitar aceh dan sumatra utara, vegetasi tanah dan iklim yang sangat mendukung unuk tempat tumbuhnya ganja menjadikan banyak sekali petani yang bercocok tanam ganja luar ruangan dengan metode dan teknik ini.
Tanam Ganja GerilyaSekilas tentang budidaya ganja,secara detail tentang berbagai metode dan teknik penanaman ganja akan di bahas dalam tiap posting yang akan datang, saat ini kami sedang berusaha menyusun segala informasi secara rinci agar dapat menjadi sumber informasi mengenai penanaman ganja.
Share:

Kontak Order

Nama

Email *

Pesan *

Counter

pcash

Ganja / Marijuana Online Shop

Ganja / Marijuana Online Shop

Daftar Isi Blog

Total Tayangan Laman